Saturday, 30 April 2016

KESEDIHAN



SEDIH


Buku menangis
kala para pembaca
yang baru mencicipi sedikit ilmu
sudah merasa lebih pintar dari Tuhannya
lalu berusaha merubah aturan pada kitab suci
dan mencba membuat hukum sendiri
yang dirasanya lebih manusiawi
yang dianggapnya sesuai jaman kiwari
padahal dia hanya berbekal sejempit ilmu
tanpa bekal pengetahuan agama yang memadai
beraninya buat aturan sendiri
menganggap Tuhan hanya tahu masa lalu
dan ayat-ayat sucinya tidak sesuai masa kini
jadilah agama ditafsirkan sekehendak hati
tanpa landasan yang jelas untuk dikaji
malapetaka bagi seluruh negeri
bila ajaran mereka diikuti

No comments:

Post a Comment